Jakarta
Tokyo
London
New York
Sydney
Latest News :

Popular Posts

Showing posts with label forex. Show all posts
Showing posts with label forex. Show all posts

Skenario Terburuk Eropa jika Yunani Bangkrut

January 22, 2012

Negosiasi antara pihak kreditur dan pemerintah Yunani akhir pekan lalu mengalami deadlock. Tidak ditemukan kesepakatan tentang solusi terbaik dari penurunan kualitas obligasi Yunani. 
Pihak investor enggan menerima pemangkasan nilai aset mereka dalam jumlah sebegitu besar. Sementara Yunani sulit memberi penawaran lebih lanjut karena Athena memang sedang kesulitan dana segar. Stagnasi dalam proses tawar menawar makin memperkuat kecemasan bahwa Yunani terpaksa dinyatakan bangkrut (default) tahun ini. Jika Yunani akhirnya divonis default, apa skenario terburuk yang bisa terjadi di Eropa?
1. Bank Yunani akan di-nasionalisasi

Bank-bank Yunani memiliki aset obligasi negerinya dalam jumlah besar. Sebuah default (gagal bayar) akan menggerus nilai investasi perbankan sehingga bank harus mencari sumber pendanaan baru. Nasabah pasti kehilangan kepercayaan terhadap institusi perbankan. Pemerintah bisa dipaksa memberlakukan 'bank holiday' untuk mencegah penarikan dana secara massal. Bank dengan eksposur obligasi sangat besar akan terkena program nasionalisasi untuk bisa bertahan.

2. Bank Eropa terguncang hebat

Bank-bank Eropa adalah kolektor terbesar obligasi Yunani, nilainya dilaporkan menembus $53 miliar secara akumulatif. Bank asal Prancis, Jerman dan Inggris memiliki porsi simpanan terbesar. Jika investor bank dipaksa menerima pemangkasan obligasi 40% (angka perkiraan), maka nilai kerugian yang harus diterima adalah €15.6 miliar ($22 miliar). Suatu jumlah yang fantastis! Cukup besar untuk mengguncang sistem perbankan benua biru.

3. Gejolak pada Credit Default Swap (CDS)

Credit Default Swap adalah produk yang menjaminkan aset hutang suatu pihak. Jadi, jika komponen dari CDS itu divonis gagal bayar, maka sang penjual harus membayar kompensasi kepada pihak pembeli CDS. Sulit untuk menentukan seberapa besar dampak kebangkrutan Yunani terhadap sirkulasi CDS. Namun lembaga penjual dipastikan harus membayar kompensasi luar biasa besar seandainya hal ini terbukti tahun ini.

4. Himpitan kredit global

Ketidakpercayaan antar lembaga dan investor perbankan makin besar. Begitu besarnya sampai tidak ada bank yang mau meminjamkan dana kepada sesama bank. Lembaga keuangan dengan likuiditas kecil dipaksa untuk menjual berbagai asetnya untuk bisa bertahan. Hal seperti ini yang terjadi saat Lehman Brothers bangkrut 3 tahun silam. Keterbatasan akses kredit akan melambungkan Suku bunga pinjaman antar bank atau LIBOR.

5. Irlandia dan Portugal makin abai untuk menjaga kualitas hutangnya

Kedua negara ini merasakan perlambatan ekonomi luar biasa akibat upaya pemerintah untuk menstabilkan neraca dan nilai hutang masing-masing. Jika Yunani divonis default, maka Irlandia dan Portugal bisa tergoda meminta vonis bangkrut juga. Logikanya, kalau investor Yunani bisa dipaksa menerima pemangkasan nilai hutangnya, mengapa Irlandia dan Portugal harus melunasi hutang secara penuh? Kedua negara bisa merasa diperlakukan tidak adil seandainya tidak diperbolehkan berbagi kerugian dengan investor. 

7. Krisis European Central Bank (ECB)

ECB tidak hanya menanggung aset hutang Yunani, otoritas juga memegang aset berbasis bank Irlandia. ECB juga harus kehilangan dana jika bank-bank Yunani dan Irlandia tidak mampu menjaga kesehatan likuiditas masing-masing. Arus kas menjadi macet dan ECB kembali harus mengatur langkah baru untuk mencukupi modalnya.

8. Krisis politik di Jerman

Angela Merkel lama dikritik akibat kebijakan bailout Jerman terhadap negara lain. Warga mempertanyakan mengapa uang pajak yang mereka bayar harus dipakai untuk membantu negara yang gagal menjaga neraca keuangannya sendiri. Jika Yunani sampai default, makin kuat pula arus serangan oposisi ke arah pemerintah. Kemungkinan terburuknya Merkel bisa dipaksa mundur, sama seperti yang dialami Silvio Berlusconi dan George Papandreou. Buat apa membantu jika akhirnya pihak yang dibantu tetap bangkrut?





Sumber: Monexnews

5 Most Predictable Currency Pairs – Q1 2012

January 12, 2012

Not all forex pairs were born equal. Some will slow down and then bounce back when they approach a distinct line of resistance or support. If momentum is strong, they will break these lines in a convincing manner without looking back. These pairs, that have a better tendency to follow technical rules, are the more predictable ones. Not all currency pairs are the same. 

The nature of currency pairs tends to shift over time. Some move up the list, while others lose their charm and move down and sometimes out of the list. This is due to many factors, that change. Here is a ranked list of the top 5, with characteristics of every one of them for Q1 2012. Let’s start.
  1. NZD/USD: The kiwi has always been a relatively predictable pair, and now it earned the first place due to distinctly separate trading ranges. When the pair makes a move to a different range, support turns to resistance and vice versa. In addition, old lines are still respected after long periods of time. With action in commodities probably shifting towards oil in Q1, the level of surprise will likely be smaller and moves could remain in a high level of predictability.
  2. EUR/USD: The world’s most popular returned to the list, big time. The excessive amount of noise related to the debt crisis turned into “white noise” and technical levels are working in a far better manner. Resistance lines work well, and support lines work in an even better manner: they are first marked and a break below them has proved powerful. With the most extreme scenarios for the euro-zone already discussed in the open, any breaking news event can trigger clearer breakouts than the ones seen earlier.
  3. AUD/USD: Volatility in this pair significantly rose, yet the pair still boasted an excellent behavior in both horizontal support and resistance lines as well as channels which stood out in Q4 2011. As the main channels are narrowing, the behavior in Q1 2012 will likely be of lower grade, hence the loss of the first place. Still, this pair remains one of the most predictable ones.
  4. CAD/JPY: While USD/CAD and especially USD/JPY are choppy and problematic pairs, this cross isn’t that bad, with slowdowns towards horizontal resistance lines and clear uptrend support.
  5. GBP/USD: The pound usually follows the euro, just with higher volatility, requiring wider stops. It certainly maintains high volatility and trades in relatively distinct ranges, yet it lost some of its charm and its fate in Q1 2012 is unclear: will it follow the euro or distance itself even more.
A major pair missing from the list is USD/CHF. It is still looking for a direction: after the massive SNB intervention it lost its safe haven status, but might regain this status once again.

This intervention isn’t over yet. The SNB might raise the floor under EUR/CHF. Even if it doesn’t happen, the speculation around it makes trading EUR/CHF and USD/CHF quite challenging. Charts are choppy.

USD/JPY will likely resume some movements soon, but it remains a very frustrating pair.

What do you think? Which pairs do you find to be the more predictable ones?




Sumber: Forexcrunch

Soros says EU break-up would be catastrophic: report

January 07, 2012

A collapse of the euro and break-up of the European Union would have catastrophic consequences for the global financial system, billionaire investor George Soros was quoted as saying.

"Today, the euro is potentially endangering the political cohesion of the European Union," the Business Line newspaper cited Soros as saying in the south Indian city of Hyderabad.

"If the common currency were to break down, it will lead to the break up of the European Union itself. And this will be catastrophic not only for Europe but also for the global financial system."

The euro zone crisis is "more serious and more threatening than the crash of 2008," the Economic Times reported, quoting Soros.

In the near term, some of the euro zone countries may have to take more austerity measures because of the imbalances between the "creditor and the debtor countries," Soros said at a business school event, the Mint newspaper reported.

"Unfortunately, they haven't yet solved the acute financial crisis and that is causing the situation to deteriorate...and (it) is not at all clear it will have a solution," he said.



Sumber: Reuters

Forex Daily Outlook January 4 2012

January 04, 2012

Factory Orders in the US and Construction PMI in the UK are the main events today.  Here is an outlook on the market-movers awaiting us

In the US, Factory Orders, production leading indicator to value the new manufacturers’ orders over the past month, rise is expected from -0.4% up to 1.9%

More in the US, Total Vehicle Sales, monthly measurement of the cars and trucks sold, is due to reduce by 0.1M down to 13.5M similar to the last time.

In Europe, Consumer Price Index (CPI) Flash Estimate, monthly measurement to value the goods and services consumers price, decrease is expected from 3.0% on December down to 2.8% now.

More in Europe, French Consumer Spending, leading indicator to show the value of all consumers’ expenditures goods, rise of 0.3% from the last month is predicted.

Finally in Europe, Final Services Purchasing Managers’ Index (PMI); 48.3 is predicted with no change from December survey.

In Great Britain, Construction Purchasing Managers’ Index (PMI, Monthly Survey to rate the employment, production, prices, inventories etc., is about to reduce from 52.3 on December down to 51.8 now.

More in Great Britain, Net Lending to Individuals, shows the number of new credit that were issued to consumers over the last month, is about to reduce by 0.3B down to 1.0B this time.

Later in Great Britain, Mortgage Approvals, 53K is foreseen with no change from the previous time.

Finally in Great Britain, M4 Money Supply, rise is forecasted from -0.3% on December up to 0.1% this month.

In Australia, Trade Balance, value the difference in between imported and exported goods, due to rise by 0.8B up to 1.68B.

More in Australia, Australian Industry Group (AIG) Services Index, Survey to rate the business conditions, due to remain 47.7 points like on the last month survey.

In Japan, Monetary Base, valu the quantity change in the current account deposits in the Bank of Japan (BOJ), rise of 0.8% up to 20.3% is expected this month.

Happy forex trading!


Sumber: Forexcrunch

Euro Cetak Level Terendah Sepanjang 2011

December 29, 2011

Penurunan Euro masih terus berlanjut di tengah tipisnya volume perdagangan mendekati penghujung tahun 2011. Setelah terlempar dari posisi puncak di 1.3080 pada hari kemarin, yang dipicu peningkatan deposit perbankan pada neraca ECB, mata uang tunggal ini harus kembali melanjutkan pelemahannya pada hari ini menyusul hasil kurang memuaskan dalam lelang obligasi jangka panjang Italia.

Dalam lelang tersebut, pemerintah Italia berhasil menjual obligasi bertenor 10-tahun dengan yield yang hanya turun menjadi 6,9% atau tidak jauh dari rekor tertinggi 7,56% yang dicetak pada lelang bulan November. Hasil tersebut direspon pasar kurang positif mengingat itu membuktikan jika operasi likuiditas yang dilancarkan ECB masih belum mampu mengurangi ketegangan pada pasar obligasi.

Kondisi tersebut sekali lagi direspon pasar dengan menjual mata uang beresiko seperti Euro, yang menenggelamkan EURUSD hingga di bawah level 1.2900 untuk kemudian mencetak level terendah sepanjang tahun 2011 pada 1.2857. Tekanan bearish juga menekan Euro untuk menguji level 100.00 terhadap Yen.

Dalam jangka pendek, EURUSD masih mungkin untuk kembali mempertajam level terendah 2011 mengingat tekanan jual yang belum kunjung mereda. Support terdekat bagi pasangan mata uang ini mungkin akan dapat dijumpai pada level psikologis 1.2800, sedangkan resistensi terdekat berada di area 1.2900 dan 1.2945 (low 14 Des) dan 1.3000 (level psikologis).
 
 
 
 
Sumber: Monexnews

Bursa Eropa Terkerek Naik Menanti Hasil Lelang Obligasi Italia

Pasar saham Eropa dibuka positif pada hari Kamis setelah mengalami pelemahan tajam kemarin, namun volume perdagangan masih relative rendah apalagi para investor masih bersikap wait and see jelang lelang obligasi Italia untuk tenor 10-tahun dan 3-tahun.

Meski sebagian besar bursa Eropa mengalami kenaikan, namun keyakinan sektor keuangan sangat rendah akibat laporan kenaikan deposit di ECB menyentuh rekor tertinggi kemarin, mencerminkan sebagian besar bank Eropa masih memilih untuk parkir dana ke ECB untuk mengantisipasi kehancuran kredit kedepannya. Hal ini juga secara efektif merupakan carry trade negatif yang berpotensi membatasi penguatan bursa saham.

Melihat kedepan para investor akan memonitor lonjakan yield obligasi Italia, apalagi setelah Presiden ECB, Mario Draghi mengatakan bahwa bank sentral tidak akan menambah program pembelian obligasi, sehingga hasil lelang kali ini cukup signifikan dampaknya ke pergerakan yield. Maka patut diwaspadai penutupan lelang obligasi Italia pada pukul 17.00 WIB nanti sewaktu-waktu dapat merubah arah saham-saham Eropa jika ternyata hasilnya cukup mengecewakan.



Sumber: Monexnews

Cemaskan Hasil Lelang, Investor Lepas Euro

Volume perdagangan tipis hari Rabu yang bercampur dengan kecemasan terhadap hasil lelang obligasi jangka panjang Italia yang akan digelar hari Kamis telah menenggelamkan Euro ke level terendah dalam 1-tahun terhadap Greenback.

Sebelumnya, kesuksesan pemerintah Italia dalam melelang €9 milyar obligasi bertenor 6-bulan dengan yield yang lebih rendah dibandingkan lelang bulan sebelumnya sempat meredakan kekhawatiran akan menyebarnya krisis hutang ke perekonomian ke-3 terbesar di zona Euro tersebut. Namun ternyata optimisme tersebut tidak mampu bertahan lama. Keraguan kembali merebak menjelang lelang obligasi bertenor 10-tahun, yang dinilai akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kemampuan Italia dalam menangkal krisis, sehingga mendorong para investor berbondong-bondong beralih ke mata uang safe haven seperti Dollar.

Saat ini yield obligasi jangka panjang Italia masih terus bertengger di sekitar level kritis 7%, sebuah level yang pernah memaksa anggota zona Euro seperti Portugal dan Irlandia untuk mencari bailout.

Di samping itu, beberapa analis menilai jika meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran di Selat Hormuz juga telah menambah alasan bagi pelaku pasar untuk segera menjauhi aset-aset beresiko.


Sumber: Monexnews

Before The Bell: 5 Hal Penting Jelang Sesi New York

December 28, 2011

Faktor penggerak Bursa AS, Rabu 28 Desember:
  1. Market Tone: Sentimen positif mewarnai bursa keuangan hari ini, dollar tidak banyak bergerak, namun saham-saham Eropa maupun AS terkerek naik, sementara minyak mentah terkoreksi turun setelah meroket diatas $101 per barrel. Hasil lelang obligasi Italia senilai 11,5 milyar euro juga cukup positif dimana yield obligasi Italia untuk jatuh tempo 6 bulan telah merosot ke 3.251% dari sebelumnya 6.50%. Permintaan yang tinggi pada surat utang Italia telah meredakan kecemasan utang Eropa untuk sementara ini.
  2. Xmas Shopping: Para investor akan melihat bagaimana musim belanja natal berimbas pada ekonomi melalui laporan data kunci ShopperTrak pada pukul 01.30 WIB dini hari nanti. Lembaga riset ini akan merilis laporan penjualan dan kesibukan toko selama malam Natal pekan lalu. Harapan investor cukup tinggi dimana para analis memprediksi adanya pembelian hingga $72 milyar pekan lalu, naik dari $62 milyar tahun 2010.
  3. Retail Sales: Perhatian selanjutnya akan tertuju pada laporan ritel selanjutnya, pada pukul 19.45 WIB akan dirilis chain store sales, diikuti laporan Redbook pada pukul 20.55 WIB.
  4. GOP Race: Kampanye di Iowa akan dimulai oleh kandidat Presiden partai Republik. Mitt Romney akan memberikan pidato, diikuti Ron Paul, New Gingrich dan Rick Parry. Paul masih memimpin perolehan dukungan di Iowa yang akan diambil pada 3 Januari.
  5. Brazil Budget: Ekonomi Amerika Latin terbesar, Brazil akan melaporkan budget balance pada pukul 19.30 WIb, diekspektasikan meraih target 127.9 milyar BRL di 2011. Menteri Keuangan Guido Mantega berkomentar ekonomi Brazil dapat melampaui Prancis sebagai ekonomi leima terbesar sebelum 2015.
 

Sentimen Pasar Tekan Bursa Regional

Pasar saham regional melemah dikarenakan kecemasan atas krisis utang Eropa yang menekan sentimen positif dari data kepercayaan konsumen AS yang meningkat. Nikkei -0.3%, S&P/ASX -1.2%, HSI -0.8%, Kospi -0.9%, Sensex -0.7% dan Shanghai Composite -1.1%. 

Di pasar forex, EUR diperdagangkan di range sangat sempit dengan perhatian investor pada lelang obligasi Italia hari ini. USD stabil terhadap JPY setelah departemen keuangan AS mengkritik intervensi mata uang yang dilakukan Jepang yang menekan greenback. EUR/USD di 1.3062 dari 1.3068 hari Selasa malam di New York, EUR/JPY di 101.62 dari 101.77, dan USD/JPY di 77.77 dari 77.89. Hasil produksi industri Jepang turun 2.6% pada bulan November, sebagian besar dikarenakan banjir yang melanda Thailand. Namun menteri ekonomi, perdagangan dan industri memperkirakan hasil meningkat 4.8% pada bulan Desember dan 3.4% pada bulan Januari, berdasarkan survey beberapa perusahaan. CPI Jepang turun 0.2% pada bulan November vs penurunan 0.1% pada bulan Oktober. Pihak regulasi keuangan Korea Selatan mengatakan prioritas utama mereka untuk tahun 2012 adalah menjaga stabilitas pasar keuangan lokal dan siap mengambil langkah ekstrim jika dibutuhkan.

Indeks outlook sektor manufaktur BoK untuk bulan Januari menjadi 79, turun dari bulan Desember sebesar 83. Spot emas di $1,587.80 dari $4.50 dari level penutupan NY. Minyak Nymex bulan Februari turun 4 sen menjadi $101.30/barrel.



Dari: Berbagai Sumber

Proposal Hutang Obama Tidak akan Terkendala

Presiden Barack Obama bisa mengakhiri tahun dengan manis jika proposal batas hutang pemerintahnya disetujui legislatif. Peluang untuk keluarnya restu parlemen cukup terbuka.

Pekan ini Obama berencana mengajukan draft kenaikan plafon hutang pemerintah sebanyak $1,2 triliun. Angka sebesar itu dibutuhkan kabinet untuk tetap bisa beroperasi sepanjang 2012. Jike disepakati, maka plafon hutang negara Amerika Serikat (AS) naik dari level saat ini, $15,2 triliun ke $16,4 triliun.

Langkah Obama kali ini tampaknya tidak akan terkendala. Proposal hanya bisa pupus jika parlemen dan senat mengajukan resolusi melawan niat pemerintah. Peluangnya sangat kecil mengingat Partai Demokrat sedang menguasai kursi senat.

Pada September lalu, parlemen yang dikontrol oleh Partai Republik meloloskan resolusi yang menolak permintaan Obama untuk menambah plafon hutang, sedangkan senat tidak bersikap serupa. Proposal Obama lebih lapang karena kongres akan masuk masa reses mulai pekan depan sampai 17 Januari. Jadi tidak dimungkinkan membentuk resolusi di tengah liburan, dan kenaikan plafon otomatis berlaku sejak 15 hari pasca pengajuan.


Dari: Berbagai Sumber

Lelang Italia Hadirkan Ancaman Bagi Euro

Kendati bergerak menguat, Euro masih belum mampu untuk beranjak menjauh dari level terendah 11-bulan terhadap Dollar AS pada hari Selasa dan tetap beresiko dihantam aksi jual jika lelang obligasi pemerintah Italia pada akhir pekan ini kesulitan mendapatkan permintaan, sebuah kondisi yang akan memicu pandangan bawah krisis hutang zona Euro telah semakin memburuk.

Sementara spekulasi bahwa Federal Reserve AS tengah mempertimbangkan untuk melanjutkan program pelonggaran kuantitatifnya tahun depan telah menempatkan Greenback di bawah tekanan pada hari Selasa, yang sebaliknya memberikan dukungan bagi Euro.

Minimnya data ekonomi dan peristiwa penting sepanjang pekan terakhir tahun 2011 ini telah mendorong para investor memusatkan perhatiannya pada lelang obligasi Italia bertenor 3 dan 10 tahun yang akan digelar pada hari Kamis mendatang.

"Lelang pada hari Kamis nanti lebih dari sekedar menguji minat pasar dan telah menghadirkan beberapa resiko negatif bagi Euro, mengingat yang ditawarkan adalah obligasi jangka panjang," kata Sverre Holbek, analis mata uang pada Danske Bank di Copenhagen. "Kenaikan lebih lanjut yield obligasi Italia jelas akan berdampak negatif, dan tipisnya likuiditas mungkin akan kian memperburuk pergerakan Euro."
Namun sebagian pelaku pasar masih melihat adanya peluang bagi mata uang tunggal ini untuk beranjak lebih tinggi. Kuatnya permintaan dalam lelang tersebut tentu akan menekan yield untuk turun, yang selanjutnya akan mendorong para investor untuk memangkas posisi short Euro mereka.



Sumber: Monexnews

EURUSD: Potensial Melemah, Support di 1.2944


Pergerakan EURUSD pada grafik 4 jam-an terlihat berpotensi dalam pergerakan bullish minor dengan di tandai harga masih berada di atas garis tren. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish. Pecahnya lower line cenderung akan membawa euro melemah dan bergerak menuju support 1.2944. Sebaliknya jika resistan 1.3086 ditembus maka euro berpeluang akan melakukan rebound terhadap dollar dengan bergerak menuju resistan 1.3173.

Euro Masih Terfokus Pada Kasus Hutang Eropa

Dollar berada dalam tekanan setelah laporan ekonomi terbaru menunjukkan harga perumahan AS anjlok 1.2%. Meski demikian Euro tidak luput dari tekanan di minggu terakhir 2011.

Untungnya tekanan jual pada obligasi pemerintah Spanyol dan Italia telah mereda, sehingga pelemahan mata uang tunggal Euro masih cukup terbatas. Namun kedua negara tersebut masih menjadi kandidat utama korban downgrade rating kredit, seperti halnya juga Jerman maupun Prancis.

Setelah ECB menawarkan tender likuiditas sebesar 489.19 milyar Euro pada 523 bank Eropa pekan lalu, analis melihat sinyalemen likuiditas segar ini telah digunakan untuk memborong obligasi pemerintah. Tapi tetap saja yield obligasi Italia untuk jatuh tempo 10 tahun kembali meroket ke area 7%, dari level sebelumnya sekitar 6%. Di saat bersamaan yield obligasi Spanyol dengan jatuh tempo 10-tahun juga merangkak naik ke kisaran 5.30%.

Barometer sentimen market lainnya terhadap krisis utang Eropa akan datang pada hari Rabu, ketika Italia melelang surat utang obligasi senilai 5 milyar – 8.5 milyar.

Sumber : Monexnews

Euro Tunggu Hasil Lelang Obligasi Italia

Di pasar Asia, EUR/USD hanya diperdagangkan di kisaran 1.3060-75 terkait tindakan partisipan pasar yang menunggu hasil lelang obligasi Italia hari ini dan esok. "Lelang obligasi Italia akan menjadi pusat perhatian terutama dengan yield 10 tahun Italia yang mendekati 7%. Ini akan menjadi acuan bagi minat pasar pada tahun 2012," menurut analis BNP Paribas.

Euro di 1.3065, menurut tim analis independen FXstreet.com. Level support di 1.3040, 1.3015 dan 1.2980, dengan level resistance di 1.3100 dan 1.3145.

Emas Flat, Investor Beralih Ke Saham

Harga emas flat pada hari Jumat, seiring data ekonomi AS yang bagus mendorong minat pada aset beresiko dan menekan dollar. Volume tipis menjelang akhir tahun. Emas menuju performa kuartalan terburuk dalam lebih dari 3 tahun meski masih mencetak kenaikan lebih dari 13% tahun ini."Nampaknya pasar telah bergerak dalam range yang cukup stabil saat ini, dengan absennya sebagian besar investor menjelang tahun baru," ucap Pradeep Unni, analis senior pada Richcomm Global Services. "Volatilitas juga turun secara signifikan." Ia menambahkan: "Untuk jangka menengah nampaknya emas akan berasosiasi denga aset beresiko dan dapat tertekan turun ketika dollar AS menguat. Status safe haven emas nampak mulai sirna.

Sumber: Monexnews

Emas turun tipis, volume masih rendah

Emas turun tipis hari ini, mengikuti pergerakan produk metal untuk bahan baku industri lainnya beserta pasar saham. Penurunan ini dipengaruhi oleh kecemasan pasar terhadap pertumbuhan ekonomi global ditambah tipisnya volume perdagangan menjelang tutup tahun.
Investor juga diliputi kecemasan terkait rilisan data ekonomi AS yang cenderung bervariasi. Membaiknya kondisi pasar ketenagakerjaan berhasil mengangkat keyakinan konsumen ke level tertingginya dalam delapan bulan terakhir di Desember, sebaliknya masih lemahnya harga rumah masih menjadi batu sandungan terhadap proses pertumbuhan ekonomi.
Baik produk logam non emas maupun saham semuanya mengalami penurunan volume transaksi perdagangan. Disamping itu suramnya perkiraan ekonomi ditahun depan telah menghilangkan selera pelaku pasar terhadap  komoditas, khususnya produk metal untuk industri.

Emas seyogyanya merupakan instrumen aman ketika krisis (safe haven) akan tetapi krisis zona euro yang mengancam perekonomian global telah mengakibatkan berkurangnya likuiditas di berbagai pasar dan memaksa investor meninggalkan posisi emas demi menutupi kerugian ditempat lain.
Emas spot turun 0,3% menjadi $1.588,29 per ounce. Emas AS juga turun 0,3% menjadi $1.590,50. Menurut  pandangan analisa teknikal, emas dapat jatuh ke level $1.596 sepanjang hari ini.

Perlu diperhatikan juga hasil dari penjualan obligasi Italia minggu ini. Hasil lelang obligasi akan  menentukan reaksi pasar. Pada hari Selasa yield obligasi Italia diperkirakan akan naik jauh, mengakibatkan investor semakin khawatir bahwa tipisnya likuiditas akan memperumit rencana Roma dalam menjual surat hutangnya yang bernilai 8,5 miliar euro di kamis nanti.
Sementara itu pasar fisik emas di Asia juga mengalami kelesuan dipenghujung minggu, akhir tahun ini karena banyak pelaku pasar memilih untuk berdiam sejenak.

Tidak banyak aktifitas hari ini karena harga bergerak disekitar level $1.600. Sebelumnya pemerintah China telah melarang perdagangan emas di luar Shanghai setelah terjadi “gold rush” diantara investor China. China perlu membeli emas sebagai langkah diversifikasi dan melindungi cadangan devisanya.

Sumber: Financeroll

Dampak Pengurangan Transaksi Dolar terhadap harga Emas

Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda dan Perdana Menteri Cina Wen Jiabo melangsungkan pertemuan pada 25 Desember kemarin. Salah satu hasil pertemuan tersebut adalah kedua Negara itu akan mengurangi penggunaan Dolar dalam perdagangan antar kedua Negara tersebut. Dengan kata lain, mereka akan lebih banyak menggunakan Yen dan Yuan dalam tiap transaksinya.
Ada beberapa dampak yang diperkirakan akan terjadi paska kesepakatan ini dijalankan terhadap pasar komoditi logam khususnya emas. Pertama, dengan kesepakatan ini akan mengurangi permintaan global akan Dolar AS.

Selama ini, cadangan devisa yang dipegang bank-bank sentral menjadi representasi pinjaman tanpa bunga bagi pemerintah AS. Dengan menurunnya permintaan akan Dolar AS ini tentu membuat pemerintah AS akan memangkas langsung anggaran belanja mereka secara tajam daripada mereka harus menerbitkan surat hutang lagi. Konsekuensinya, pemerintah AS diyakini bakal menguangkan hutang baru mereka.
Secara sederhana dapat dikatakan bahwa inflasi AS akan naik akibat suplai uang AS, akan dimulai di 2012. Lebih jauh lagi, anggaran belanja federal akan terpukul secara tajam dengan kenaikan ongkos suku bunga utang mereka yang membengkak.

Saat ini, cadangan devisa dolar AS dari Cina mencapai $3.2 trilyun dan Japan memiliki $1.3 trilyun dalam simpanan bank sentral mereka. Kedua Negara ini adalah pemilik terbesar devisa Dolar dibanding Negara lain di dunia ini, bahkan tidak ada Negara lain yang angkanya mendekati kedua Negara tersebut. Jika kedua Negara tersebut sepakat untuk mengurangi penggunaan Dolar dan mengurangi cadangan devisa Dolarnya, diyakini Dolar bakal jatuh lebih dalam lagi.
Jatuhnya Dolar AS disatu sisi akan mendorong kenaikan harga konsumen AS pada level yang tercepat dari sebelumnya selama tiga decade ini.

Sepanjang tahun 2011 ini saja, Dolar AS masih diyakini sebagai asset pengaman, safe haven bagi mata uang lainnya khususnya Euro. Meski demikian, permintaan akan emas secara fisik sebagai pengaman investasi juga tinggi meski tidak setinggi permintaan akan Dolar AS.
Dengan menurunnya penggunaan Dolar lebih jauh kagi akan membuat banyak investor tentu berpikir ulang untuk mempertahankan mata uang tersebut lebih jauh lagi. Para investor akan mengalihkan investasi mereka dari Dolar kepada Emas atau Perak.

Sebuah data dari GFMS, menyatakan bahwa setidaknya pemerintah Cina dan pribadi swasta menyerap lebih dari 22 juta ons emas sepanjang tahun 2011. Angka ini senilai 30-35 persen dari produksi emas dunia. Penyerapan ini jauh lebih tinggi diatas tahun 2010. Ditunjang dengan kesepakatan baru tersebut, diyakini permintaan akan emas dan penyerapannya akan naik tajam di tahun 2012 nantinya.

Dengan kesepakatan Cina-Jepang ini, akan menghantam perekonomian AS sekali lagi dan berimbas bagi Dolar AS. Mungkin perlu beberapa bulan untuk merasakan dampaknya, namun kiranya mengacu pada prinsip investasi, bahwa saat yang tepat untuk memulai investasi aadalah disaat harga rendah. Melihat potensi kedepannya, maka saat ini mungkin adalah saat yang tepat untuk memulai investasi, ataukah kita hanya akan melewatkan laju harga ini.
 
Sumber: Financeroll

Conference Board: Keyakinan Konsumen meningkat menjadi 64,5

Keyakinan Konsumen meningkat di Desember melampaui perkiraan, sentuh kenaikan tertinggi dalam kurun waktu delapan bulan belakangan ini, di saat warga Amerika semakin optimis akan peningkatan pasar tenaga kerja dan situasi keuangan mereka.
Conference Board, melaporkan indeks sentimen konsumen meningkat menjadi 64,5 dari revisi penurunan 55,2 di November. Para ekonom memperkirakan hasil 58,3 dari 56,0 yang dilaporkan sebelumnya di November.
Kenaikan sentimen memberikan harapan untuk sebuah kenaikan dalam belanja konsumen setelah kinerja yang relatif baik di bulan November.
Survei Indeks Situasi saat ini meningkat menjadi 46,7 di bulan ini – tertinggi sejak September 2008 – dari 38,3 di November. Indeks Ekspektasi naik menjadi 76,4 dari 66,4 d November.
“Konsumen lebih optimis bahwa kondisi bisnis, prospek kerja dan situasi keuangan mereka akan menjadi lebih baik,” ungkap Conference Board dalam sebuah pernyataan.
“Sementara konsumen mengakhiri tahun dalam suasana hati yang sedikit lebih optimis, terlalu dini untuk mengatakan jika ini rebound dari penurunan sebelumnya atau pergeseran dalam sikap yang berkelanjutan.”

Sumber: Financeroll

Legalitas Forex Trading & Pialang di Indonesia

December 23, 2011

Saat memulai investasi, hal pertama yang harus diketahui adalah apakah investasi tersebut memiliki legalitas dan dasar hukum yang jelas, terutama dalam forex trading. Legalitas (terutama mengenai perizinan pialang dan wakil pialang) menjadi isu yang sangat penting karena tanpa adanya legalitas dari pemerintah, maka artinya keberadaan dana investor tidak dijamin keberadaannya oleh pemerintah dan tidak ada perlindungan untuk hak investor.

Karena ada begitu banyaknya penawaran dari perusahaan Pialang yang tidak berizin (ilegal) dengan risiko membawa kabur dana nasabah akibat tidak adanya pengawasan dari instrumen-instrumen pemerintahan. Perizinan diperlukan untuk mengawasi dan memastikan bahwa perusahaan Pialang merupakan perusahaan yang jelas dan bonafid.

Di Indonesia, badan pemerintahan yang mengatur perizinan dan kegiatan investasi forex trading dipegang oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi), BBJ (Bursa Berjangka Jakarta) dan KBI (Kliring Berjangka Indonesia).
 

Pialang yang Legal atau Resmi berarti Pialang tersebut terdaftar di ketiga badan Otoritas Perdagangan Berjangka (BBJ, Bappebti dan KBI), di luar itu atau ketidaklengkapan izin berarti bahwa Pialang tersebut tidak Legal dan keamanan dana nasabah tidak dijamin oleh pemerintah. Untuk pialang luar negeri, misalnya di Amerika maka pialang yang resmi harus terdaftar pada Commission Merchant (FCM), National Futures Association (NFA) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

Adakah pialang yang tidak mengantongi izin tersebut? Ada. Banyak bahkan. Seperti sudah dijelaskan diatas, pasar forex adalah pasar yang sangat besar. Banyak orang yang berminat berinvestasi dibidang ini. Ini menjadi lahan subur timbulnya berbagai jenis penipuan dengan menyamar sebagai pialang-pialang forex.

Kalau izin resmi, maka dana yang disetorkan nasabah untuk berinvestasi akan disalurkan ke BBJ melalui sebuah rekening terpisah yang biasa disebut “segregated account”. Rekening terpisah ini berguna untuk menampung semua dana nasabah yang berinvestasi sehingga tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak manapun termasuk pialang yang bersangkutan.

Mereka yang tidak mengantongi izin bisa saja memakai berbagai macam promosi yang muluk-muluk untuk menjerat calon nasabahnya sehingga mau bertransaksi forex dan menyetorkan dananya (tentu saja bukan ke rekening segregated account). Hasilnya? Dana nasabah tidak dapat dipertanggung jawabkan keberadaannya.

Nah, timbul pertanyaan bagaimana membedakan pialang yang legal dengan yang ilegal? Ada beberapa cara:
Pertama, pastikan kita mengetahui mereka memiliki izin menjalankan usahanya oleh BBJ dan Bappebti. Apabila mereka memiliki website, biasanya mereka melampirkan kopi izin mereka pada page yang ada.
Kedua, pastikan apabila kita menyetorkan dana pada mereka, nomor rekening yang dituju adalah rekening segregated.
Terakhir, kita patut mencurigai pialang-pialang yang mempromosikan bahwa apabila bertransaksi forex melalui mereka kita dibebaskan dari charge. Ini mustahil terjadi di Indonesia. Sebab pemerintah mengenakan charge pada tiap-tiap pialang berizin yang akan dibebankan kepada nasabahnya. Kalau diluar negeri memang ada yang bebas charge, tapi mustahil ada di Indonesia (paling tidak untuk saat ini sampai ada perubahan regulasi pemerintah).
Beberapa kasus yang pernah terjadi diantaranya adalah adanya pialang yang membawa kabur dana nasabahnya atau melakukan aksi pembandaran (bucket) yaitu dengan tidak meneruskan dana yang disetorkan nasabah ke bursa bahkan hingga terjadinya aksi premanisme/kekerasan dalam perihal penarikan dana nasabah.

Semua kasus diatas merugikan nasabah/investor sekaligus memberikan image yang buruk mengenai perdagangan berjangka khususnya forex trading. Untuk itu sangat disarankan untuk setiap investor menjalankan investasinya pada pialang yang memiliki izin resmi dari pemerintah. Daftar pialang-pialang berjangkan yang memiliki izin resmi dari pemerintah dapat dilihat pada http://www.bappebti.go.id/data/perusahaanpialang.asp

Ciri-ciri pialang illegal adalah :
a. Tidak terdaftar di BBJ.
b. Tidak terdaftar di Bappebti.
c. Tidak terdaftar di KBI.
d. Tidak mempunyai Ijin transaksi luar negeri.


Bursa Berjangka Jakarta
Fungsi utama BBJ adalah menyediakan fasilitas bagi anggota untuk bertemu dan bertransaksi Kontrak Berjangka. Harga ditentukan melalui metode elektronis, melalui interaksi antara permintaan dan penawaran dalam sistem perdagangan. Berikut detail tentang BBJ

• Didirikan pada tanggal 21 November 2000
• Menyediakan fasilitas bagi anggota untuk bertemu dan bertransaksi Kontrak Berjangka atau pasar tempat pertemuan antara penjual dan pembeli semua jenis perdagangan berjangka di Indonesia.
• Memiliki peran yang sama dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada dunia saham. Hanya saja BBJ merupakan ‘floor’ untuk setiap perdagangan produk-produk berjangka seperti indeks, komoditi dan forex.
• Situs Resmi: http://www.bbj-jfx.com


Bappebti
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi merupakan salah satu unit eselon I berada di bawah naungan Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Berikut detail tentang Bappebti

• Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi
• Unit eselon I berada di bawah Departemen Perindustrian dan Perdagangan.
• Bertugas melaksanakan pembinaan, pengaturan dan pengawasan kegiatan perdagangan berjangka serta pasar fisik dan jasa.
• Situs Resmi : http://www.bappebti.go.id
• Daftar Pialang terdaftar di Bappebti : http://www.bappebti.go.id/data/perusahaanpialang.asp

Secara praktis Bappebti berfungsi sebagai pengawas keamanan bertransaksi dalam semua perdagangan berjangka di Indonesia, termasuk di dalamnya Forex Trading. Secara aktif Bappebti mengeluarkan berbagai regulasi dan peraturan dengan tujuan menjaga keamanan investor dalam bertransaksi di bidang perdagangan komoditi berjangka


KBI
PT. Kliring Berjangka Indonesia (KBI) adalah suatu perusahaan negara (BUMN) yang telah mendapat izin usaha dari Bappebti untuk melakukan penyelesaian dan penjaminan transaksi perdagangan berjangka di bursa berjangka. Berikut detail tentang KBI

• Didirikan pada tanggal 25 Agustus 1984.
• Salah satu otoritas pada Industri Berjangka dan Derivatif di Indonesia yang saat ini dimiliki secara penuh oleh Pemerintah Republik Indonesia.
• Berfungsi untuk mendukung kegiatan perdagangan berjangka secara teratur, wajar dan efisien.
• Dari sisi investor, keberadaan KBI menjamin bahwa setiap dana yang diinvestasikan melalui pialang tidak disalah gunakan untuk kegiatan perusahaan pialang secara pribadi dengan menunjuk Bank Penyimpan untuk Segregated Account dari Pialang untuk menampung dana Nasabah
• Situs Resmi : http://www.kjbk.co.id/
• Daftar Pialang terdaftar di KBI :
http://www.kjbk.co.id/derivatif/ina/anggota.php?id=2&syarat=A

Definisi Segregated Account : Rekening terpisah dari Perusahaan Pialang yang menampung dana nasabah sehingga jika Pialang mengalami insolvency/masalah, dana nasabah dapat diamankan karena dipisahkan antara dana operasional perusahaan dengan dana investasi nasabah.

Forex vs Other Investment Programs

Artikel ini ada untuk menjawab pertanyaan diatas. Berikut beberapa kelebihan yang ditawarkan forex trading yang tidak dapat ditawarkan investasi lainnya:

1.
Return on Investment tertinggi dibanding investasi lainnya.
Adakah investasi yang sanggup menawarkan return hingga tak terbatas? Forex dapat melakukannya!

2. Likuiditas yang tinggi.

 Ini berarti Anda selalu dapat membeli atau menjual mata uang yang hendak Anda transaksikan dan tidak ada istilah gagal serah disini. Ketika Anda melakukan aksi beli, selalu ada pihak lain yang akan menjualnya kepada Anda dan sebaliknya. Ini terjadi karena memang lingkup investasi forex adalah bursa dunia yang saling terhubung satu sama lain. Berbeda dengan bursa lokal (ex: BEJ) dimana transaksi hanya berlangsung pada bursa tersebut saja sehingga dapat terjadi peristiwa gagal serah.

3.
Modal yang dibutuhkan relatif kecil.
Memang dahulu modal yang dibutuhkan bisa sangat besar (mencapai 100 Juta). Tapi kini dengan AsiaFxOnline dari PT AKKB, modal yang dibutuhkan hanya Rp 5 juta saja. Bandingkan dengan investasi lain misalnya saham yang membutuhkan modal setidaknya Rp 20 Juta atau investasi sektor riil yang biasanya lebih dari Rp 50 Juta.

4.
Jam trading 24 jam sehari dan 5 hari seminggu.
Tidak ada kata malam atau siang hari dalam dunia forex trading. Pasar berlangsung selama 24 jam sehari dimulai dari pasar Asia hingga pasar Eropa dan Amerika. Bandingkan dengan Saham yang hanya buka pada office hours atau pasar komoditi yang hanya buka pagi hingga siang hari. Jika Anda seorang pekerja kantoran, Anda dapat bertransaksi forex trading pada malam hari dan tidak mengganggu jam kerja Anda.

5.
Dimana saja, kapan saja dan siapa saja bisa bergabung.
Betul, investasi tidak mengenal kasta. Begitu juga dengan forex trading. Siapa pun Anda, pedagang, pekerja, seorang ibu rumah tangga atau bahkan seorang petani sekali pun dapat bergabung. Dan lebih hebatnya lagi dengan kemajuan dunia internet, Anda dapat bertrading dimana saja tanpa harus pergi ke bursa yang bersangkutan atau menelepon dealer Anda secara langsung. Ini jelas menghemat waktu dan biaya Anda!

6. Investor bertindak aktif dalam investasinya
.
Tidak seperti investasi lain dimana investor hanya dapat mempercayakan dananya dikelola pihak ketiga (reksadana, asuransi, deposito, dsb), pada forex trading Andalah yang menentukan sendiri kapan dan seberapa besar Anda hendak berinvestasi dengan melakukan aksi beli atau jual. Kini investasi Anda bergantung pada diri Anda sendiri dan tidak kepada orang lain.

7.
Harga real time yang dapat Anda akses setiap saat secara cuma-cuma. Kami rasa ini sudah cukup, tidak perlu dijelaskan kembali. Semuanya gratis.

8.
Tersedia demo account yang dapat Anda miliki secara gratis tanpa membayar sepesr pun! Jika Anda orang baru dalam dunia forex, ini akan sangat membantu Anda karena harga yang tertera pada demo account adalah sama dengan harga yang sesungguhnya terjadi di pasar.

9. Leverage yang ditawarkan 1:100
.
Ini artinya dengan satu bagian yang Anda keluarkan, Anda dapat membeli atau menjual sebanyak 100 bagian. Inilah kelebihan dari margin trading dimana yang dibutuhkan hanyalah jaminan saja untuk membeli atau menjual barang yang dibutuhkan. Pada forex trading ini diimplementasikan dengan modal sebesar $100 maka Anda dapat membeli Dollar sebanyak $10.000 dan juga sebaliknya untuk aksi jualnya. Leverage yang tinggi dan margin yang rendah pada dasarnya dapat memperbesar keuntungan atau sebaliknya kerugian Anda. Dengan demikian Anda harus mempertimbangkan resiko investasi dan rencana investasi Anda.

10. Online reporting and transaction
.
Memang dahulu forex trading dilakukan melalui telepon dan laporan tertulis hasil transaksi Anda akan dikirim melalui email atau bahkan pos setiap bulannya. Tetapi kini dengan akses internet, bahkan laporan transaksi Anda pun dapat Anda akses kapan pun Anda mau tanpa harus menunggu dari pihak pialang melaporkannya kepada Anda.

11. Keamanan dan kerahasiaan terjamin
.
Meskipun transaksi dilakukan melalui internet bukan berarti kemanan dan kerahasiaan informasi serta dana Anda tidak dijamin. Pihak pialang menyediakan enskripsi data yang ditransaksikan dan dana Anda pun aman tersimpan pada segregated account apabila Anda melakukannya pada pialang yang legal.

Jadi kini kami kembalikan kepada Anda untuk mempertimbangkannya secara obyektif dan menyesuaikannya dengan tujuan investasi Anda. Yang jelas, BelajarForex ada untuk membantu Anda memahami investasi satu ini dan memperoleh keuntungan maksimal darinya dengan menyediakan informasi selengkap dan sebaik mungkin.

Latest News

Advertise

SHARIA STORE
 

© Copyright KABAR MARKET 2011 | Powered by Blogger.com.