Jakarta
Tokyo
London
New York
Sydney
Latest News :

Popular Posts

Showing posts with label indikator. Show all posts
Showing posts with label indikator. Show all posts

Bursa Efek Indonesia Masuk Tiga Besar Dunia

January 04, 2012

Menteri Keuangan Agus Martowardojo, menyampaikan, kinerja Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2011 berhasil masuk ke dalam tiga besar bursa berkinerja terbaik dunia.
 
"Pertama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pertumbuhan yang positif dengan tingkat pertumbuhan 3,2 persen yaitu dari 3703,5 pada penutupan Desember 2010, menjadi 3821,9 pada penutupan bursa tanggal 30 Desember 2011. Hal ini cukup membesarkan hati mengingat begitu besarnya dampak krisis keuangan di Amerika Serikat dan kawasan Eropa terhadap pertumbuhan indeks saham secara global," sebut Agus dalam acara pembukaan pasar modal 2012, di Bursa Efek Indonesia, Senin (2/1/2012).
 
Agus menerangkan, IHSG sebenarnya hanya naik 3,2 persen tetapi indeks ini ternyata tercatat sebagai berkinerja terbaik ke-3 di antara bursa-bursa utama di dunia. "Yakni di bawah Indeks Dowjones Amerika yang naik 5,57 persen dan Indeks Philipphines Stock Exchange yang naik 4,07 persen," tambah Agus.
 
Kondisi IHSG ternyata sanggup mengalahkan sejumlah indeks utama lainnya. Agus menyebutkan, indeks negara Singapura mencatat pertumbuhan negatif yakni minus 17 persen, indeks Hongkong minus 19,97 persen, indeks India minus 24,64 persen, dan indeks Schenzen atau Tiongkok minus 32,8 persen.
 
"Sungguh kita syukuri bahwa kita masuk tiga terbaik di antara bursa utama di dunia," tegas Agus.
 
Tidak lupa pula, Agus menyebutkan, IHSG juga berhasil mencatatkan diri sebagai yang terbaik di Asia Pasifik dengan peningkatan sebesar 46 persen pada tahun lalu. Pada tahun 2011 , lanjut dia, pertumbuhan IHSG tersebut berdampak pada nilai kapitalisasi pasar saham yang mencapai Rp 3.537 triliun.
 
"Lebih tinggi dari pencapaian tahun 2010 yang sebesar Rp 3.247 triliun. Atau menjadi 3,3 kali lipat dari market capitalization tahun 2008 ," ucapnya. Di mana pada tahun terjadinya krisis ekonomi yang cukup hebat itu, nilai kapitalisasi pasar saham sempat menyentuh Rp 1.076 triliun.
 
Sementara itu, rasio kapitalisasi pasar saham terhadap Produk Domestik Bruto tahun 2011 mencapai 48,9 persen. Dan, total nilai transaksi saham tahunan kembali mencatat peningkatan sebanyak 4 persen dari Rp 1.176 triliun pada 2010 menjadi lebih dari Rp 1.223 triliun pada 2011 .
 
Menurut Agus, pencapaian positif indikator-indikator utama bursa tidak lain disokong oleh kondisi fundamental emiten-emiten yang tercatat di BEI. Ini, terang dia, cukup melegakan di tengah-tengah dampak yang harus dihadapi dari krisis utang Amerika Serikat dan Eropa kepada pasar modal Indonesia.
 
"Meskipun demikian kita semua harus tetap berhati-hati dan waspada. Dan, sesuai arahan Bapak Presiden kita harus menjaga integritas pasar modal. Dan, kita terus harus melakukan social reform dan financial sector reform. Dengan begitu kita akan dapat menjaga perkembangan pasar modal Indonesia ke depan," ucap Agus. 



Sumber: Kompas

Indikator Ketika Harga Overbought atau Oversold

December 18, 2011

Indikator Overbought / Oversold


Trader biasanya dianjurkan untuk trading sesuai arah major trend. Namun terkadang kita tidak yakin apakah akan langsung melakukan open posisi secepatnya atau menunggu terjadinya pullback ketika major trend telah terkonfirmasi.

Contoh, ketika kita telah yakin bahwa major trend adalah turun, maka kita bisa memilih untuk open posisi saat itu juga, atau menunggu harga menguat sedikit sebelum melakukan open posisi.

Bila kita memilih menunggu terjadinya pullback, maka diharapkan resiko yang terjadi juga lebih kecil. Untuk itu, trader bisa memilih untuk menggunakan overbought / oversold indikator pada kondisi ini.

Salah satu indikator yang cocok untuk ini adalah relative strength index (RSI). Indikator ini mengakumulasikan pergerakan chart selama rentang waktu tertentu, dan mengkalkulasikannya kedalam suatu nilai bilangan dari 0 sampai dengan 100. Angka 20 pada RSI bisa diartikan bahwa harga berada pada kondisi oversold, dan angka 80 adalah kondisi overbought. Namun tidak semua trader menggunakan ukuran yang sama untuk kondisi tersebut.

Pada gambar dibawah ini kita menggunakan 3-day RSI, 50-day MA dan 200-day MA. Secara general ketika garis 50-day MA (warna kuning) berada di bawah garis 200-day MA (abu-abu), trader bisa langsung mengambil open posisi SELL. Namun trader bisa mempertimbangkan untuk melakukan open posisi SELL setelah RSI menunjukkan kondisi overbought (kolom transparan).


Indikator Profit Taking


Tipe indikator terakhir yang diperlukan oleh trader adalah indikator yang mampu untuk menentukan kapan harus close posisi ketika berada pada kondisi profit. Ada beberapa indikator yang tersedia, bahkan 3-day RSI juga dapat digunakan untuk ini.

Salah satu Indikator yang paling popular untuk taking profit adalah Bollinger Bands. Indikator ini mengumpulkan data historis harga dan membentuknya menjadi suatu garis terowongan (channel).


Trader yang sedang melakukan open posisi buy dapat melakukan profit taking ketika harga menyentuh garis channel paling atas, dan trader yang melakukan open posisi sell dapat melakukan profit taking ketika harga menyentuh garis channel paling bawah.

Akhir kata, bagi trader yang ingin melakukan keputusan open posisi, kita mungkin harus sabar menunggu untuk menemukan momen yang tepat. Dengan mempelajari dasar-dasar dari indikator forex ini, kita dapat meminimalisir potensial resiko yang terjadi. Jangan lupa juga untuk selalu memperhatikan money management kita sesuai kemampuan capital yang tersedia.

Bagaimana dengan indikator yang anda gunakan? Silakan berbagi..

Indikator Dasar yang perlu dipahami Trader

December 17, 2011

Begitu banyak trader menghabiskan waktunya untuk mencari metode trading yang sempurna. Meskipun kenyataanya tidak ada satupun metode yang mampu menjamin kita sukses 100%, namun ada beberapa variasi basic indikator forex yang cukup membantu dalam menentukan open posisi.
Dengan memahami fungsi – fungsi dasar dari indikator ini, harapannya kita dapat lebih selektif dalam memilih macam-macam indikator forex atau expert advisor (EA) yang sering kita jumpai di internet atau atas rekomendasi teman-teman trader yang lain.

Indikator arah trend

Meskipun tidak mustahil untuk menghasilkan profit dengan melawan trend (counter-trend), namun kebanyakan trader memilih mengikuti trend dalam mendapatkan profit. Pada saat inilah indikator penunjuk arah trend bekerja.
Manfaat terpenting dari indikator ini adalah untuk memberi saran ketika kita akan membuat suatu open posisi BUY/SELL. Mari kita bahas salah satu indikator penunjuk arah trend yang paling simpel, yaitu Moving Average.
Sebagai contoh, kita menggunakan 2 buah moving average, 10-day dan 30-day. Secara teori, ketika MA 10-day berada di atas MA 30-day, maka arah trend adalah naik keatas, begitupula sebaliknya.
Semakin kecil ukuran MA yang digunakan, maka akan semakin cepat indikator ini bereaksi terhadap perubahan arah chart. Namun, setiap trader biasanya mempunyai ukuran MA sendiri yang disesuakan dengan gaya trading masing-masing baik itu short, medium atau long term.

Indikator konfirmasi trend

Market dalam jangka pendek bergerak naik turun secara cepat, maka akan lebih baik jika ada suatu cara untuk mengukur kepastian arah trend yang terjadi.
Salah satu indikator yang paling popular sebagai alat konfirmasi trend adalah Moving Average Convergence Divergence (MACD). Indikator ini memformulasikan 2 buah moving average exponential dan menunjukkannya melalui bentuk histogram yang positif atau negatif.
Ketika histogram menunjukkan daerah positif (mengarah keatas), maka trend dikonfirmasikan keatas (uptrend), begitupula sebaliknya (downtrend).
Namun satu hal yang perlu disarankan, baik indikator penunjuk arah trend ataupun konfirmasi trend ini bukanlah suatu signal yang menentukan buy / sell. Kedua indikator ini digunakan trader untuk memberikan keyakinan lebih dalam mengambil keputusan open posisi.
Minggu depan kita akan membahas, 2 buah indikator yang salah satunya digunakan sebagai alat menentukan dimana saat yang tepat untuk taking profit.

Latest News

Advertise

SHARIA STORE
 

© Copyright KABAR MARKET 2011 | Powered by Blogger.com.