Jakarta
Tokyo
London
New York
Sydney
Latest News :

Popular Posts

Showing posts with label Spanyol. Show all posts
Showing posts with label Spanyol. Show all posts

Yunani Ingin ECB Berpartisipasi

February 04, 2012

Bank Sentral Eropa (ECB) harus ambil bagian dalam kesepakatan debt swap, menurut Menteri Keuangan Yunani Evangelos Venizelos. Negosiasi Athena dengan kreditur swastanya masih berlangsung; namun kini muncul keinginan apakah ECB perlu turut berpartisipasi dalam kesepakatan penukaran utang. Partisipasi ECB tentunya dapat permulus negosiasi Athena dan juga berikan insentif kepada politikus Yunani untuk dukung reformasi ekonomi lebih lanjut demi amankan dana bailout €130 miliar.

"Sejalan dengan negosiasi dengan kreditor swasta, harus ada negosiasi atas keterlibatan lembaga pemerintah. Ini berarti ECB harus turut berpartisipasi," ujar Venizelos kepada anggota parlemen partai Sosialis. Kreditur swasta sebelumnya telah meminta agar ECB, pemegang terbesar obligasi pemerintah Yunani, turut menanggung beban restrukturisasi utang.

Sementara itu, euro menguat di sesi London. EUR/USD kini diperdagangkan 1.3170, jauhi level rendah harian 1.3114.



Sumber: Monexnews

Yunani Butuh Bailout Ekstra

February 03, 2012

Zona-euro mungkin harus sediakan bailout II hingga €145 miliar untuk Athena, menurut sumber dari Reuters. 

Jumlah ini lebih banyak €15 miliar dari €130 miliar yang disepakati tahun lalu. “Yunani butuh dana ekstra untuk bantu rekapitalisasi sektor perbankan, terutama setelah kesepakatan debt swap dapat tercapai,” ujar nara sumber Reuters yang enggan publikasi namanya.

Negosiasi Athena masih berlanjut dengan kreditor sektor swasta; dimana swasta diprediksi akan kehilangan 70% dari nilai obligasi pemerintah Yunani yang dimilikinya.  Namun, masih belum jelas berapa banyak keterlibatan dari institusi pemerintah – ECB dan bank sentral di zona euro- yang diperlukan demi bantu turunkan rasio utang Yunani ke tingkat yang berkelanjutan.

Sementara itu, euro melemah di sesi New York. EUR/USD kini diperdagangkan 1.3120, jauhi level rendah harian 1.3205.



Sumber: Reuters

Eropa Berupaya Bangkit Pasca Kesuksesan Lelang Obligasi

February 02, 2012

Setelah sempat tertekan di awal sesi hari Kamis akibat laporan earnings beberapa perusahaan besar seperti Unilever yang lebih lemah dari ekspektasi, sedikit demi sedikit bursa-bursa utama Eropa berupaya bangkit menyusul hasil menggembirakan yang datang dari lelang obligasi Spanyol dan Perancis.

Indeks DAX Jerman dan CAC Perancis mampu kembali ke teritori positif dengan masing-masing mengumpulkan 0,25% dan 0,2%. Sementara indeks FTSE Inggris masih tertahan di zona merah kendati berhasil mengurangi pelemahan menjadi hanya 0,08%.

Pada hari Kamis pemerintah Perancis berhasil menjual €7,96 milyar obligasi yang akan jatuh tempo pada 2018 dan 2020 dengan yield masing-masing 2,44% dan 2,91%. Sedangkan pemerintah Spanyol juga mencapai kesuksesan setelah menjual €4,554 milyar surat hutang bertenor 3-tahun, 4-tahun dan 5-tahun dengan rata-rata yield yang lebih rendah. Imbal hasil obligasi 3-tahun turun menjadi 2,861% dari sebelumnya 3,384%, yield obligasi 4-tahun juga turun dari 4,021% menjadi 3,455%, vs sebelumnya), sedangkan obligasi 5-tahun dilepas dengan yield 3,565%.

Keberhasilan dalam 2 lelang tersebut mampu mempersempit spread mereka terhadap obligasi pemerintah Jerman.
 
 
 
Sumber: Monexnews

Lelang Spanyol Berjalan Lancar

Spanyol berhasil kumpulkan dana sesuai target yang dibutuhkannya ketika melelang obligasi hari ini. Penjualan obligasi cukup baik dan ini terlihat dari turunnya biaya pinjaman. Meski demikian sebagian trader sepertinya tidak begitu terkesan dengan hasil lelang kali ini mengingat Spanyol tidak menambah jumlah penerbitan obligasinya seperti lelang sebelumnya. 

"Hasil lelang obligasi Spanyol cukup bagus, walaupun tidak sehebat dua lelang sebelumnya dimana Spanyol menjual obligasi lebih banyak dari rencana awal," ujar analis Rabobank yang diwawancarai Dow Jones. Euro masih terpuruk di teritori negatif di sesi London.  EUR/USD kini diperdagangkan 1.3130, dekat level rendah harian 1.3122.


Sumber: Monexnews

Bursa Global Kembali Bergairah

Pasar saham Asia menguat tajam di hari Kamis seiring data positif laporan manufaktur yang melampaui ekspektasi untuk sementara mengalahkan sentimen negatif problem krisis utang Yunani.

Indeks MSCI Asia Pasifik kecuali Jepang terpantau menguat 1.4% ke level tertinggi 5-bulan di 438.674, dimotori oleh penguatan indeks saham Australia dan China. Sementara rata-rata indeks Nikkei Jepang naik 0.8%.

Katalis positif lainnya adalah laporan aktivitas AS yang mengalami ekspansi ke laju terkuatnya dalam 7 bulan terakhir di bulan Januari kemarin, jika dikombinasikan dengan laporan sektor manufaktur Jerman dan China yang sama-sama positif hal ini mengindikasikan imbas krisis utang Eropa yang masih terus berlanjut ke perekonomian global, tidak seburuk yang diduga sebelumnya.

Meski demikian, sebagian analis hanya melihat topangan data manufaktur ini bersifat sementara dan saham-saham global masih cukup rentan mengalami koreksi jika mood positif para pelaku pasar telah pudar.

Sejauh ini optimisme krisis utang Eropa masih bangkitkan permintaan pada surat utang sovereign menyebabkan melemahnya yield obligasi Portugal, Spanyol dan Italia.



Sumber: Monexnews

Bunuh Diri, Bila Uni Eropa Terapkan Embargo Minyak Iran

January 19, 2012

Gubernur OPEC dari Iran Mohammad-Ali Khatibi, Selasa (17/1), mengatakan embargo yang mungkin dilakukan Uni Eropa atas minyak Iran adalah bunuh diri ekonomi bagi Eropa, demikian laporan media satelit lokal Press TV.

"Melaksanakan skenario melarang ekspor minyak Iran ke negara anggota Uni Eropa tak diragukan menjadi bunuh diri ekonomi bagi semua negara di wilayah itu," kata Khatibi sebagaimana dikutip.

"Negara Eropa dan AS mesti menghindari petualangan di pasar minyak dunia," katanya. Negara Uni Eropa seperti Yunani, Italia dan Spanyol, masing-masing, mengimpor sebanyak 25 persen, 14 persen dan 10 minyak mereka dari Iran.

Pada Selasa, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast mengatakan negara Eropa tak siap untuk menjatuhkan sanksi atas minyak Iran. 

Mereka bahkan telah mengumumkan rencana untuk memberlakukan sanksi cuma selama tiga bulan atau menunda upaya tersebut selama satu tahun lagi, katanya.

Juru bicara Iran itu mengatakan masyarakat di negara Eropa berharap para pejabat mereka akan mensahkan kebijakan yang terpisah dari Amerika Serikat dan mendukung kepentingan nasional mereka sendiri, demikian laporan tersebut.

Masalah yang berkaitan dengan pelaksanaan sanksi terhadap sektor minyak Iran dimaksudkan untuk melancarkan perang urang syaraf terhadap Republik Islam itu, kata Mehmanparast sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Rabu pagi.

Setelah satu laporkan dikeluarkan oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengenai program nuklir Iran pada November 2011, Amerika Serikat, Inggris dan Kanada mengumumkan sanksi baru terhadap Teheran dan masih berusaha memberlakukan embargo atas ekspor minyak mentah Iran.

Negara Barat menduga program nuklir Iran mungkin memiliki dimensi militer, tapi Teheran membantah pernyataan tersebut dan berkeras program nuklirnya bertujuan damai.



Sumber: Republika

Analisis Hari Ini: Analisa Fundamental Forex Hari Ini

January 16, 2012

Euro sempat bergeliat pada sejak opening pasar Asia hingga memasuki pasar London hari ini, saat menyapa level 1.2680, menyusul pernyataan ECB telah membeli obligasi Italia dan Spanyol.


Tetapi atmosfer negative nampaknya masih membayangi jejak euro, setelah pada akhir pekan kemarin, secara tiba-tiba,  Standard & Poor’s menyematkan Perancis sebagai negara yang kemampuan membayar utangnya menurun, termasuk delapan anggota eurozone lainnya.


Laporan S&P yang menyatakan bahwa peringkat top Perancis dan Austria kini menurun satu level menuju AA+ disertai catatan tinjauan negative, sementara Jerman, Belgia dan Nederlan masih terlihat lumayan.  S&P juga menurunkan peringkat Italia, Portugal, Spanyol dan Siprus sebesar dua level dan memangkas Malta, Slowakia dan Slovenia sebesar satu level.


Kendati gerak euro dan karensi utama lainnya terlihat lesu pada liburan pasar Amerika, namun pada pukul 01:00 dini hari nanti, pasar akan tersedot atensinya pada testimony Presiden ECB, Mario Draghi sebelum pertemuan “Parliament”s Economic and Monetary Affaris Committee, di Strasbourg.


Jika Draghi menguraikan fakta ekonomi Eurozone dalam nada optimisme, terutama berkenaan dengan prospek penanggulan krisis kredit macet dan dapat member angin segar pada para partisipan forex market, maka euro berpeluang untuk menapaki fase recovery.


Sebaliknya, pabila Draghi memperkuat penilaian S&P atas penurunan peringkat utang pada mayoritas anggota Eurozone yang berlabel negatif, maka bearish trend yang masih erat mendekap euro akan kembali pada jalurnya, dan kans euro untuk melaju di bawah area 1.2600 kian tegas.






Sumber: Financeroll

Latest News

Advertise

SHARIA STORE
 

© Copyright KABAR MARKET 2011 | Powered by Blogger.com.